Awet Muda
Bertambahnya
usia hingga menginjak 30 tahun ke atas seringkali menjadi kekhawatiran bagi
hampir seluruh kaum hawa. Salah satunya karena mulai timbulnya garis-garis
halus kerutan pada wajah yang membuat kurang percaya diri.
Tidak hanya itu,
permasalahan kulit lainnya biasanya mulai bermunculan seperti flek hitam,
kerutan, dan mata panda pada wajah. Oleh karena itu, tampak awet muda dengan
kulit wajah kencang menjadi keinginan utama yang selalu didambakan setiap
wanita agar bisa terus tampil percaya diri.
Selain faktor
bertambahnya usia saja, terdapat beberapa faktor lain juga mempengaruhi kondisi
kulit seseorang. Hal ini disebabkan oleh tingginya stres, pancaran sinar
matahari, radikal bebas, dan sinar UV. Dalam keadaan tersebut apabila kulit tidak
dirawat dengan baik maka kulit akan bertambah kering dan tampak lebih tua.
Untuk mengatasi
kulit dari tanda-tanda penuaan ini, brand kecantikan Dermeva Anti-Aging Cream
menghadirkan teknologi terbaru efektif mengatasi masalah penuaan pada kulit
wajah dengan maksimal dan terawat. Teknologi terbaru dari Eropa yang mampu
meregenerasi sel kulit rusak yang umumnya terjadi pada usia lanjut dengan
penggunaan krim secara rutin
Menurut para pakar, 14 kebiasaan ini terbukti ampuh bikin
awet muda
Semua orang pasti
akan menua. Tetapi juga wajar jika sebagian besar orang ingin kemudaan mereka
bertahan lebih lama. Pasalnya jika kulit, organ dalam, dan kelima indra kita
awet muda, vitalitas pun bertambah. Tentunya kita bisa menjalani hidup dengan
lebih sehat.
Untuk sebagian
wanita, keinginan untuk tetap awet muda tampaknya sudah berkembang menjadi
obsesi. Segala cara dilakukan agar penampilan fisik tetap muda. Mulai dari
perawatan di klinik kecantikan sampai olahraga dan konsumsi suplemen
antioksidan demi kulit bak remaja belasan tahun.
Sekarang ini
sudah banyak produk perawatan anti-aging dengan berbagai kandungan dan fungsi
yang bisa didapatkan di pasaran. Namun jika Anda ingin mendapatkan kulit
sepuluh tahun muda, sebenarnya perubahan gaya hiduplah yang paling diperlukan.
Berikut ini kami
telah merangkum deretan tips anti penuaan yang sudah terbukti ampuh menurut para
peneliti, ahli dermatologi, dan pakar kecantikan.
1.
memakai tabir surya sebelum ke luar rumah
2.
tidur cukup berkualitas
3.
membatasi konsumsi gula
4.
rajin mengonsumsi antioksidan
5.
makan makanan fermentasi
6.
perkaya nutrisi dengan asam lemak omega3
7.
membiasakan diri berolahraga
8.
eksfoliasi dengan cara yang cepat
9.
oleskan krim dengan kandungan retinoid
10.
lembapkan kulit setelah mandi
11.
bersahabat dengan vitamin C
12.
membersihkan wajah sebelum tidur
13.
memperbanyak minum air putih
14.
kurangi konsumsi garam
Agar tetap awet
muda, coba hentikan beberapa kegiatan ini :
1. Tidak memakai
tabir surya
Paparan sinar UV
menyebabkan radikal bebas yang merusak kolagen, elastin, dan sel-sel kulit. Ini
menyebabkan penuaan dini pada kulit, menimbulkan kerutan, bintik hitam, dan
perkembangan kanker kulit . Paparan sinar matahari, kata Zeichner, juga menyebabkan
munculnya tanda-tanda penuaan dini, seperti kerutan, bintik hitam dan
perkembangan kanker kulit. Bahkan, paparan sinar matahari dalam jumlah sedikit
setiap hari akan bertambah seumur hidup .
Riset dari Australia
yang meneliti 900 orang selama empat tahun menemukan, mereka yang menggunakan
tabir surya dengan benar, 24 persen lebih rendah mengalami penuaan dini
bidandingkan mereka yang tak memakainya.
2. Kurang tidur
Tidur yang cukup
bisa membuat kita awet muda. Menurutnya, sel-sel kulit kita berfungsi sesuai
ritme sirkadian. Ini mirip siklus tidur dan bangun yang membuat kita lelah di
malam hari dan membangunkan kita di pagi hari. Pada malam hari, sel-sel ini
bekerja untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi selama siang hari, seperti
radiasi sinar matahari atau polusi .
Melewatkan tidur
malam akan menghentikan seluruh proses ini, dan membuat kulit tidak bisa
bersiap untuk hari berikutnya. Kulit menjadi stres dan tidak dapat
menyelesaikan proses perbaikan. Pada akhirnya, menyebabkan sel kurang sehat dan
mengalami penuaan dini.
Ia menyarankan kita
agar tidur delapan jam setiap malam. Selain itu, jangan lupa memakai pelembab
untuk seluruh tubuh agar kulit tidak mengalami dehidrasi selama tidur.
3. Kurang
mengonsumsi buah-buahan .
Mengonsumsi
buah-buahan sangat baik untuk kesehatan kulit. Namun, banyak orang yang
mengabaikan hal ini.Menurut American Academy of Dermatology, beberapa riset
menunjukkan makan makanan seimbang yang sarat dengan buah dan sayuran dapat
membantu mencegah kerusakan yang menyebabkan kulit menua terlalu cepat .
Laporan dari ISRN
Dermatology mengatakan riset menunjukkan vitamin E secara khusus dapat
melindungi kulit dari kerusakan UV, bahkan masalah pigmentasi dan mengurangi
peradangan. Menurut riset yang dipublikasikan dalam Journal of American Academy
of Dermatology, vitamin A, C, dan B3 juga bagus untuk kulit karena dapat
membantu mencegah kerusakan kolagen, menghasilkan dan mempertahankan
elastisitas, serta mengurangi hiperpigmentasi.
Sayuran warna hijau
tua seperti bayam, ubi jalar, jeruk, paprika merah, stroberi, asparagus, dan
jamur juga sangat baik untuk mencegah terjadinya penuaan dini.
4. Terlalu banyak
mengonsumsi gula
Makanan mengandung
gula, seperti roti putih, es krim dan keripik kentang, dapat menyebabkan
berbagai masalah pada kulit. Menurut Dr Zeichner, kadar gula yang tinggi dapat
memicu peradangan dan jerawat. Bekas jerawat juga menyebabkan jaringan parut
permanen, baik dalam bentuk benjolan yang tertekan atau terangkat di kulit
karena kolagen yang rusak .
Saat jerawat
menghilang, bisa menimbulkan tanda-tanda coklat dan merah mirip bintik-bintik
matahari yang membuat kita terlihat lebih tua. Meski bisa memudar dari waktu ke
waktu, namun tidak menjamin jerawat hilang selamanya.
5. Merokok
Selain mempengaruhi
paru-paru, rokok juga bisa mempengaruhi kulit. Merokok membuat kita terlihat
tua. Dalam suatu riset yang meneliti fitur wajah 79 pasang kembar, di mana
salah satunya saat ini merokok atau merokok lima tahun lebih lama dari saudara
kembarnya.
Riset menemukan,
mereka yang merokok memiliki kantong mata lebih besar, serta lebih banyak
kerutan bibir dan rahang. Selain itu, bagian lain dari tubuh, seperti lengan
bagian dalam juga mulai mengalami kerutan. Menurut Zeichner, ini disebabkan karena
merokok menguranfi pengiriman oksigen dan nutrisi ke kulit sehingga menyebabkan
penyempitan pembuluh darah dan memotong sirkulasi. Apalagi, tembakau dipenuhi
bahan kimia yang dapat membahayakan kolagen dan elastin.
6. Mengonsumsi
alkohol
Riset menunjukan
alkohol dapat menurunkan tingkat antioksidan di kulit. Menurut Zeichner, ini
dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan radikal bebas pada sel-sel kulit,
yang mempromosikan kerutan.
American Academy of
Dermatology juga melaporkan alkohol juga mendehidrasi kulit, yang dapat membuat
wajah terlihat kering dan kasar. Minuman keras juga bisa membuat kita terlihat
tua. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, minum terlalu banyak
meningkatkan risiko kesehatan yang serius, seperti penyakit jantung dan hati,
depresi, dan beberapa jenis kanker.
7. Kurang
mengonsumsi air putih
Dehidrasi
benar-benar mempengaruhi tubuh kita, seperti menyebabkan kram otot, pusing, dan
bahkan menambah nafsu makan. Menurut pakar kesehatan bernama Dr. Richard
Besser, kurang minum air putih juga bisa membuat kulit terlihat lebih tua, Jika
kita mengalami dehidrasi, tubuh akan menarik air dari kulit, untuk
mempertahankan konsentrasi dalam darah . Saat hal itu terjadi, kata Besser, itu
membuat kulit menjadi tidak elastis dan nampak terlihat lebih tua. Kebutuhan
air bervariasi tergantung pada berat badan dan tingkat aktivitas. Umumnya, kita
harus minum air dengan target sesuai berat badan sebagai titik awal.
8. Terlalu stres
Dehidrasi
benar-benar mempengaruhi tubuh kita, seperti menyebabkan kram otot, pusing, dan
bahkan menambah nafsu makan. Menurut pakar kesehatan bernama Dr. Richard
Besser, kurang minum air putih juga bisa membuat kulit terlihat lebih tua. Jika
kita mengalami dehidrasi, tubuh akan menarik air dari kulit, untuk
mempertahankan konsentrasi dalam darah Saat hal itu terjadi, kata Besser, itu
membuat kulit menjadi tidak elastis dan nampak terlihat lebih tua. Kebutuhan
air bervariasi tergantung pada berat badan dan tingkat aktivitas. Umumnya, kita
harus minum air dengan target sesuai berat badan sebagai titik awal.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar