Kamis, 20 Desember 2018

Awet Muda


Awet Muda

Bertambahnya usia hingga menginjak 30 tahun ke atas seringkali menjadi kekhawatiran bagi hampir seluruh kaum hawa. Salah satunya karena mulai timbulnya garis-garis halus kerutan pada wajah yang membuat kurang percaya diri.
Tidak hanya itu, permasalahan kulit lainnya biasanya mulai bermunculan seperti flek hitam, kerutan, dan mata panda pada wajah. Oleh karena itu, tampak awet muda dengan kulit wajah kencang menjadi keinginan utama yang selalu didambakan setiap wanita agar bisa terus tampil percaya diri.
Selain faktor bertambahnya usia saja, terdapat beberapa faktor lain juga mempengaruhi kondisi kulit seseorang. Hal ini disebabkan oleh tingginya stres, pancaran sinar matahari, radikal bebas, dan sinar UV. Dalam keadaan tersebut apabila kulit tidak dirawat dengan baik maka kulit akan bertambah kering dan tampak lebih tua.

Untuk mengatasi kulit dari tanda-tanda penuaan ini, brand kecantikan Dermeva Anti-Aging Cream menghadirkan teknologi terbaru efektif mengatasi masalah penuaan pada kulit wajah dengan maksimal dan terawat. Teknologi terbaru dari Eropa yang mampu meregenerasi sel kulit rusak yang umumnya terjadi pada usia lanjut dengan penggunaan krim secara rutin

Menurut para pakar, 14 kebiasaan ini terbukti ampuh bikin awet muda

Semua orang pasti akan menua. Tetapi juga wajar jika sebagian besar orang ingin kemudaan mereka bertahan lebih lama. Pasalnya jika kulit, organ dalam, dan kelima indra kita awet muda, vitalitas pun bertambah. Tentunya kita bisa menjalani hidup dengan lebih sehat.
Untuk sebagian wanita, keinginan untuk tetap awet muda tampaknya sudah berkembang menjadi obsesi. Segala cara dilakukan agar penampilan fisik tetap muda. Mulai dari perawatan di klinik kecantikan sampai olahraga dan konsumsi suplemen antioksidan demi kulit bak remaja belasan tahun.
Sekarang ini sudah banyak produk perawatan anti-aging dengan berbagai kandungan dan fungsi yang bisa didapatkan di pasaran. Namun jika Anda ingin mendapatkan kulit sepuluh tahun muda, sebenarnya perubahan gaya hiduplah yang paling diperlukan.

Berikut ini kami telah merangkum deretan tips anti penuaan yang sudah terbukti ampuh menurut para peneliti, ahli dermatologi, dan pakar kecantikan.

1.       memakai tabir surya sebelum ke luar rumah
2.       tidur cukup berkualitas
3.       membatasi konsumsi gula
4.       rajin mengonsumsi antioksidan
5.       makan makanan fermentasi
6.       perkaya nutrisi dengan asam lemak omega3
7.       membiasakan diri berolahraga
8.       eksfoliasi dengan cara yang cepat
9.       oleskan krim dengan kandungan retinoid
10.   lembapkan kulit setelah mandi
11.   bersahabat dengan vitamin C
12.   membersihkan wajah sebelum tidur
13.   memperbanyak minum air putih
14.   kurangi konsumsi garam

Agar tetap awet muda, coba hentikan beberapa kegiatan ini :

1. Tidak memakai tabir surya




Paparan sinar UV menyebabkan radikal bebas yang merusak kolagen, elastin, dan sel-sel kulit. Ini menyebabkan penuaan dini pada kulit, menimbulkan kerutan, bintik hitam, dan perkembangan kanker kulit . Paparan sinar matahari, kata Zeichner, juga menyebabkan munculnya tanda-tanda penuaan dini, seperti kerutan, bintik hitam dan perkembangan kanker kulit. Bahkan, paparan sinar matahari dalam jumlah sedikit setiap hari akan bertambah seumur hidup .
Riset dari Australia yang meneliti 900 orang selama empat tahun menemukan, mereka yang menggunakan tabir surya dengan benar, 24 persen lebih rendah mengalami penuaan dini bidandingkan mereka yang tak memakainya.

2. Kurang tidur




Tidur yang cukup bisa membuat kita awet muda. Menurutnya, sel-sel kulit kita berfungsi sesuai ritme sirkadian. Ini mirip siklus tidur dan bangun yang membuat kita lelah di malam hari dan membangunkan kita di pagi hari. Pada malam hari, sel-sel ini bekerja untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi selama siang hari, seperti radiasi sinar matahari atau polusi .
Melewatkan tidur malam akan menghentikan seluruh proses ini, dan membuat kulit tidak bisa bersiap untuk hari berikutnya. Kulit menjadi stres dan tidak dapat menyelesaikan proses perbaikan. Pada akhirnya, menyebabkan sel kurang sehat dan mengalami penuaan dini.
Ia menyarankan kita agar tidur delapan jam setiap malam. Selain itu, jangan lupa memakai pelembab untuk seluruh tubuh agar kulit tidak mengalami dehidrasi selama tidur.

3. Kurang mengonsumsi buah-buahan .



Mengonsumsi buah-buahan sangat baik untuk kesehatan kulit. Namun, banyak orang yang mengabaikan hal ini.Menurut American Academy of Dermatology, beberapa riset menunjukkan makan makanan seimbang yang sarat dengan buah dan sayuran dapat membantu mencegah kerusakan yang menyebabkan kulit menua terlalu cepat .
Laporan dari ISRN Dermatology mengatakan riset menunjukkan vitamin E secara khusus dapat melindungi kulit dari kerusakan UV, bahkan masalah pigmentasi dan mengurangi peradangan. Menurut riset yang dipublikasikan dalam Journal of American Academy of Dermatology, vitamin A, C, dan B3 juga bagus untuk kulit karena dapat membantu mencegah kerusakan kolagen, menghasilkan dan mempertahankan elastisitas, serta mengurangi hiperpigmentasi.
Sayuran warna hijau tua seperti bayam, ubi jalar, jeruk, paprika merah, stroberi, asparagus, dan jamur juga sangat baik untuk mencegah terjadinya penuaan dini.

4. Terlalu banyak mengonsumsi gula



Makanan mengandung gula, seperti roti putih, es krim dan keripik kentang, dapat menyebabkan berbagai masalah pada kulit. Menurut Dr Zeichner, kadar gula yang tinggi dapat memicu peradangan dan jerawat. Bekas jerawat juga menyebabkan jaringan parut permanen, baik dalam bentuk benjolan yang tertekan atau terangkat di kulit karena kolagen yang rusak .
Saat jerawat menghilang, bisa menimbulkan tanda-tanda coklat dan merah mirip bintik-bintik matahari yang membuat kita terlihat lebih tua. Meski bisa memudar dari waktu ke waktu, namun tidak menjamin jerawat hilang selamanya.

5. Merokok


Selain mempengaruhi paru-paru, rokok juga bisa mempengaruhi kulit. Merokok membuat kita terlihat tua. Dalam suatu riset yang meneliti fitur wajah 79 pasang kembar, di mana salah satunya saat ini merokok atau merokok lima tahun lebih lama dari saudara kembarnya.
Riset menemukan, mereka yang merokok memiliki kantong mata lebih besar, serta lebih banyak kerutan bibir dan rahang. Selain itu, bagian lain dari tubuh, seperti lengan bagian dalam juga mulai mengalami kerutan. Menurut Zeichner, ini disebabkan karena merokok menguranfi pengiriman oksigen dan nutrisi ke kulit sehingga menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan memotong sirkulasi. Apalagi, tembakau dipenuhi bahan kimia yang dapat membahayakan kolagen dan elastin.

6. Mengonsumsi alkohol


Riset menunjukan alkohol dapat menurunkan tingkat antioksidan di kulit. Menurut Zeichner, ini dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan radikal bebas pada sel-sel kulit, yang mempromosikan kerutan.
American Academy of Dermatology juga melaporkan alkohol juga mendehidrasi kulit, yang dapat membuat wajah terlihat kering dan kasar. Minuman keras juga bisa membuat kita terlihat tua. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, minum terlalu banyak meningkatkan risiko kesehatan yang serius, seperti penyakit jantung dan hati, depresi, dan beberapa jenis kanker.

7. Kurang mengonsumsi air putih


Dehidrasi benar-benar mempengaruhi tubuh kita, seperti menyebabkan kram otot, pusing, dan bahkan menambah nafsu makan. Menurut pakar kesehatan bernama Dr. Richard Besser, kurang minum air putih juga bisa membuat kulit terlihat lebih tua, Jika kita mengalami dehidrasi, tubuh akan menarik air dari kulit, untuk mempertahankan konsentrasi dalam darah . Saat hal itu terjadi, kata Besser, itu membuat kulit menjadi tidak elastis dan nampak terlihat lebih tua. Kebutuhan air bervariasi tergantung pada berat badan dan tingkat aktivitas. Umumnya, kita harus minum air dengan target sesuai berat badan sebagai titik awal.

8. Terlalu stres


Dehidrasi benar-benar mempengaruhi tubuh kita, seperti menyebabkan kram otot, pusing, dan bahkan menambah nafsu makan. Menurut pakar kesehatan bernama Dr. Richard Besser, kurang minum air putih juga bisa membuat kulit terlihat lebih tua. Jika kita mengalami dehidrasi, tubuh akan menarik air dari kulit, untuk mempertahankan konsentrasi dalam darah Saat hal itu terjadi, kata Besser, itu membuat kulit menjadi tidak elastis dan nampak terlihat lebih tua. Kebutuhan air bervariasi tergantung pada berat badan dan tingkat aktivitas. Umumnya, kita harus minum air dengan target sesuai berat badan sebagai titik awal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar