Rabu, 19 Desember 2018

Anemia dan Penyembuhnya


Definisi Anemia

Penyakit anemia merupakan suatu kondisi di mana jumlah sel darah merah yang ada pada diri anda lebih rendah dari jumlah normal.
Anemia juga bisa terjadi jika sel-sel darah merah tidak mengandung cukup hemoglobin. Hemoglobin merupakan protein kaya akan zat besi yang memberikan warna merah pada darah. Protein ini membantu sel-sel darah merah membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh .
Ada berbagai jenis anemia dengan berbagai penyebab. Sejumlah gejala hampir muncul pada semua jenis anemia, jika Anda memiliki anemia kekurangan zat besi atau anemia Fanconi, dan masing-masing jenis anemia memiliki efek akhir yang sama: tubuh Anda tidak memiliki cukup oksigen dari sel darah merah untuk memunhi kebutuhannya.
Seberapa parah atau sering gejala Anda berkaitan dengan seberapa parah anemia Anda. Orang yang mengalami anemia ringan, dari kekurangan zat besi ringan, misalnya, mungkin tidak memiliki gejala sama sekali, sementara orang dengan anemia berat dapat memiliki gejala jauh lebih terlihat dan lebih tahan lama.

      Gejala Anemia

-          Anemia dapat dikenali dari gejala-gejala berikut ini:
-          Badan terasa lemas dan cepat lelah.
-          Kulit terlihat pucat atau kekuningan.
-          Detak jantung tidak beraturan.
-          Napas pendek.
-          Pusing dan berkunang-kunang.
-          Nyeri dada.
-          Tangan dan kaki terasa dingin.
-          Sakit kepala.
-          Sulit Berkonsentrasi.
-          Insomnia.
-          Kaki kram.

      Yang beresiko terneka penyakit anemia adalah :

      Faktor-faktor ini akan meningkatkan risiko terkena nya anemia:

1.     Pola makan kurang vitamin tertentu. Makan makanan yang rendah zat besi, vitamin B-12, dan folat secara menerus meningkatkan risiko anemia.
2.     Gangguan usus. Memiliki gangguan usus yang mempengaruhi penyerapan nutrisi di usus kecil Anda (seperti penyakit celiac dan penyakit Crohn) membuat Anda berisiko anemia. Operasi pengangkatan atau operasi untuk bagian-bagian dari usus kecil Anda di mana nutrisi diserap, dapat menyebabkan kekurangan gizi dan anemia.
3.    Haid. Secara umum, perempuan yang belum mengalami menopause (berhenti menstruasi) memiliki risiko lebih besar mengalami anemia defisiensi zat besi daripada laki-laki dan wanita pasca menopause. Itu karena menstruasi menyebabkan hilangnya sel darah merah pada tubuh seorang wanita.
4.       Kehamilan. Jika Anda sedang hamil, Anda mengalami peningkatan risiko anemia kekurangan zat besi karena zat besi Anda harus membantu peningkatan volume darah Anda serta menjadi sumber hemoglobin untuk bayi Anda agar dapat tumbuh dan berkembang.
5.     Kondisi kronis. Misalnya, jika Anda memiliki kanker, ginjal atau gagal hati, atau kondisi kronis lain, Anda mungkin berisiko anemia karena penyakit kronis. Kondisi ini dapat menyebabkan kekurangan sel darah merah. Kehilangan darah kronis dan perlahan-lahan dari luka lambung atau sumber lain dalam tubuh Anda dapat menguras cadangan zat besi dari tubuh Anda, yang menyebabkan anemia defisiensi zat besi.
6.    Sejarah keluarga. Jika keluarga Anda memiliki sejarah dari anemia yang diturunkan, seperti anemia sel sabit, Anda juga berkemungkinan memiliki peningkatan risiko kondisi ini.
7.   Faktor-faktor lain. Riwayat infeksi tertentu, penyakit darah dan gangguan autoimun, alkoholisme, paparan bahan kimia beracun, dan penggunaan beberapa obat dapat mempengaruhi produksi sel darah merah dan menyebabkan anemia.

Apabila ini terjadi, maka tubuh akan mengandung banyak karbon dioksida yang dapat menimbulkan berbagai tanda. Mungkin tanda-tanda ini dianggap sepele dan dianggap sebagai gejala kelelahan biasa. Coba kita lihat terlebih dahulu gejala yang timbul, seperti berikut ini :

1. Kulit pucat


Saat tubuhmu tidak mendapat asupan oksigen yang cukup atau kekurangan sel darah merah maka kulit akan mengalami perubahan warna. Kulit akan terlihat sangat pucat. Seluruh tubuh akan mengalami hal ini terutama pada bagian tangan, kelopak mata bawah, dan lidah

2.  Denyut jantung tidak teratur


Kadar hemoglobin yang rendah membuat jantung bekerja lebih keras dari biasanya untuk memompa darah dari sistem. Jantung harus bekerja ekstra untuk memberikan kadar oksigen yang cukup. Hal ini akan menimbulkan detak jantung yang tidak teratur.

3.   Kelelahan


Kadar oksigen yang kurang dalam organ akan membuat tubuh bekerja lebih keras untuk menghasilkan energi yang cukup. Proses ini membuat kamu merasa lelah dan letih.

4.   Konsentrasi bermasalah


Seluruh organ membutuhkan asupan oksigen termasuk otak. Jika kadar oksigen lebih sedikit dari yang dibutuhkan oleh tubuh, maka seseorang tidak dapat berpikir dengan baik dan mengalami masalah dalam konsentrasi.

5.   Kuku menipis


Berhati-hatilah jika kukumu rapuh dan berbentuk seperti sendok. Mungkin kamu menderita anemia. Karena kuku juga membutuhkan oksigen agar tetap sehat. Karena kuku juga membutuhkan oksigen agar tetap sehat.

6. Sudut bibir bermasalah


Sebagian besar orang mengalami bibir kering atau pecah-pecah karena suhu, matahari, dan lainnya. Namun anemia akan membuat area bibirmu bermasalah yang akan berpengaruh pada sudut bibirmu. Sudut bibirmu bermasalah seperti mengalami keretakan.

7. mengonsumsi zat yang tidak berprotein


Para peneliti belum memiliki penjelasan secara pasti mengapa anemia menyebabkan gangguan. Gangguan paling umum adalah kamu selalu ingin mengkonsumi kapur ataupun es.

Cara untuk mengobati penyakit anemia :

Pengobatan harus diarahkan pada penyebab anemia, dan mungkin termasuk juga pada :

      a.      Transfusi darah
b.     Kortikosteroid atau obat lain yang menekan sistem kekebalan tubuh
c.       Erythropoietin, obat yang membantu sumsum tulang Anda membuat lebih banyak sel darah
d.   Sel darah merah berperan penting dalam membawa oksigen ke tubuh dan mengganti karbon dioksida.
e.     Anemia merupakan kondisi dimana tubuh kekurangan sel darah merah.
f.     Suplemen zat besi, vitamin B12, asam folat, atau vitamin dan mineral lainnya . suplemen yang bagus untuk menangani anemia adalah , SOP100+ . SOP100+ merupakan suplemen terbaik asal jepang yang dapat menyembuhkan anemia dan membantu menormalkan sel darah merah yang ada pada tubuh anda .




Tidak ada komentar:

Posting Komentar